Filsafat (filos=cinta,sophia=kebijaksana). Berati filsafat adalah cinta kebijaksanaan.
Sedangkan arti administrasi adalah keseluruhan kerjasama
antara satu dua orang atau lebih dalam rangka mencapai tujuan bersama.
Kita dicetak menjadi seorang leader,dengan
berkompetensi kepemimpinan dengan nilai
lebih pada Filsafat Kepimpinan yang didasarkan pada toeri sifat sifat pemimpin
dengan harapan beraplikasi pada perilaku kepemimpinan situasional, sehingga ada
keterkaitan baik emosional maupun kontigensi tujuan baik individu mau pun organisasi, melalui proses
tingkat kematangan kompetensi yang
ditunjang motivasi menjadikan diri pemimpin yang melayani dalam sistem
kepimimpinan.
Untuk membentuk
pemimpin yang beretika, bemoral dan
berbudi pekerti baik,dan memiliki harkat dan martabat tidak terlepas dari
pendidikan karakter. Banyak alasan mengapa
pendidikan karakter masih
merupakan perioritas pendidikan. Hal itu disebabkan karena pendidikan karakter mempengaruhi kepala (pengetahuan pola
pikir,pola sikap,dan pola tindakan serta kacerdasan), hati (motivasi dan
emosi),dan tangan (perilaku dan keterampilan). Disisi lain pendidikan karaker
dapat meningkatkan kinerja akademik, sama halnya dengan toeri Y cenderung
menyukai toeri demokratik, seseorang akan bekerja dengan sendirinya tanpa perintah atau pengawasan dari atasannya
. Tipe manusia Y ini adalah orang yang sudah menyadari tugas dan tanggungjawab.
Sedangkan toeri X perlu dikontugastrol ,motivasi
dirangsang dari luar untuk lebih kreatif,menyadari tugas dan tanggungjawabnya.
Toeri pilihan LEADERSHIP
Sikap dan perilaku yang dilakukan dalam komitmen pemimpin
yang berkompeten dengan nilai dan filsafat kepemimpinan dalam kehidupan sehari hari adalah awal dari bagaimana
memposisikan diri sebagai seorang
pemimpin yag memimpin diri sendiri. Dalalm hal ini, bagaiman kesanggupan untuk
manajemen waktu dalam kegiatan seharian,memprioritaskan tujuan utama yang
dilakukan. Selain manajemen waktu, perilaku yang komitmen sebagai seorang
pemimpin dalam hal ini menjadi pemimpin untuk diri sendiri sebelum memimpin
sebuah organisasi,dan harus bisa
menyadari bahwa walaupun diri sendiri yang dipimpin, paling tidak bisa
menempatkan diri secara benar dalam kehidupan bersosial. Dalam arti
memperhatikan dan menjalankan norma norma yang ada dalam kehidupan bersosial.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar